Tampilkan postingan dengan label Motor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motor. Tampilkan semua postingan

Minggu, 08 Februari 2009

motor termahal

Ecosse Spirit ES1, 3,6 juta dolar AS [Rp 36 milyar].
Image
Apa yang terjadi ketika dua Formula 1 desainer mengambil melihat balap motor untuk melihat apa yang dapat dilakukan dengan cara yang berbeda? You get something that looks like the Ecosse Spirit ES1, a very fresh set of ideas all put together for the purpose of going faster but with some concepts that could be transfered to many other types of motorcycles. Anda akan mendapatkan sesuatu yang tampak seperti Ecosse Spirit ES1, yang sangat segar set mengumpulkan semua ide untuk tujuan yang terjadi lebih cepat tetapi dengan beberapa konsep yang dapat ditransfer ke jenis sepeda motor.

They began by examining rider position as a limiting factor in aerodynamics and thought if they could enable the rider to sit lower with his feet closer together, they might have something. Mereka mulai meneliti oleh rider membatasi posisi sebagai faktor dalam pemikiran aerodinamis dan jika mereka dapat mengaktifkan rider duduk rendah dengan kaki dekat bersama-sama, mereka mungkin ada sesuatu. Of course, moving the rider’s feet closer together is a problem in conventional bikes due to the width of the front of the swingarm so they designed a gearbox with a drivechain exiting in the center. Tentu saja, pengendara yang bergerak dari kaki dekat sama adalah masalah di konvensional bikes karena lebar dari bagian depan swingarm sehingga gearbox yang dirancang dengan drivechain keluar di pusat. The center chain drives a shaft in the swingarm which drives a second gear driving a chain going to the wheel. Pusat rantai kendaraan tugu di swingarm drive yang kedua gigi mengemudi yang pergi ke rantai roda. The end result is a swingarm far narrower in the front. Hasil akhir adalah swingarm sempit jauh di depan.

Moving to the front of the bike, they used a single sided swingarm mounted to the engine with a redesigned control mounting arrangement. Pindah ke bagian depan sepeda, mereka menggunakan satu sisi swingarm mount ke mesin dengan mendesain ulang susunan kontrol mounting. The rear swingarm also mounts to the engine, in fact, there’s very little of anything that could be called a conventional frame on this bike. Belakang swingarm juga kendaraan dengan mesin, pada kenyataannya, ada sesuatu yang sangat sedikit yang dapat disebut konvensional bingkai pada sepeda ini.

One of the patent drawings has a prone riding position diagram that’s especially interesting. Salah satu gambar memiliki paten rawan naik posisi diagram yang terutama menarik. The rider is in a right offset position with his left hand and arm inside the fairing. Pengendara yang berada dalam posisi yang tepat offset dengan tangan kiri dan lengan di dalam hadiah. Is this designed for the high speed straights with an alternate grip and control? Ini dirancang untuk kecepatan tinggi dengan straights alternatif pegangan dan kontrol? After examining the patent more closely, there is a control grip expressly for that purpose. Setelah memeriksa paten yang lebih dekat, ada kontrol pegangan jelas untuk tujuan itu. They also use a perimeter ceramic brake on the front wheel. Mereka juga menggunakan garis keramik rem pada roda depan.

Extensive use of carbon fiber results in total weight of the machine around 120kg (265 pounds!), the bike will be twice as aerodynamic as conventional motorcycles and the proposed 1000cc 4 cylinder engine, should produce about 200bhp. Ekstensif menggunakan serat karbon dari hasil total mesin berat sekitar 120kg (265 pounds), sepeda yang akan dua kali lipat Aerodynamic sebagai konvensional dan sepeda motor yang diusulkan 1000cc 4 silinder mesin, harus memproduksi sekitar 200bhp. The computer says 170bhp will yield 220mph and 210bhp could get you 240mph. Komputer mengatakan 170bhp akan menghasilkan 220mph dan 210bhp Anda bisa mendapatkan 240mph. Ecosse Spirit ES1 ini dihargai 3,6 juta dolar AS [Rp 36 milyar].
Motor yang baru ini dirancang oleh Roh Motor dan Teknologi ECOSSE-SPIRIT adalah perusahaan yang akan melakukan pembangunan

Minggu, 04 Januari 2009

Penghemat BBM - X Power, hemat BBM hingga 15%-40%

Alat Penghemat BBM "XPOWER Engine UP", TELAH DIUJI & DIBUKTIKAN INSTANSI PEMERINTAH,SWASTA,maupun PERORANGAN dgn hasil MEMUASKAN!,dpt menghemat BBM (SOLAR/BENSIN) 15%-40% & LPG 40%-55%,meningkatkan POWER & performa mesin,merawat mesin,hilangkan knocking pd mesin, menurunkan emisi gas buang,menjadikan kualitas BBM mendekati sempurna,MENGUBAH PREMIUM menjadi setara PERTAMAX PLUS,Bergaransi 1 tahun, telah terdaftar dan mempunyai Hak Paten Nomor ID-0000699-S Tentang Alat Penghemat BBM/BBG Non Katalis, Paten Design Industri Nomor ID-0010476-D dan ID-0010477-D
PENGGUNAAN
1. Segala jenis mobil (berbahan bakar bensin atau Diesel) dari CC yang terkecil bahkan terbesar
2. Mesin2 Industri yang menggunakan BBM
3. Peralatan Berat seperti Traktor,Buldozer, bahkan Kapal laut dengan desain khusus xpower
4. peralatan berbahan bakar LPG/Blue Gas (Kompor,dll)

Price List
XP800G untuk Sepeda Motor Rp. 150.000
XP4000G untuk Mobil sd 1500CC Rp. 365.000
XP7000G untuk Mobil sd. 4000CC Rp. 415.000
XP9000G untuk Mobil sd 7000CC Rp. 465.000
XP16000G untuk Mobil/mesin sd. 12.000CC Rp. 525.000
XP-LPG G untuk Rumah Tangga dan Rumah Makan Rp. 185.000

Tersedia Juga X-Power Special Design Untuk Mesin-mesin Industri dan Kapal Laut

Sumber : klik disini

engine MOTOR TVS Apache RTR 160


ENGINE MOTOR TVS Apache RTR 160
4 Stroke, 159.7 cc, Single
Maximum Power: 11.19 KW (15.2 bhp) @ 8500 rpm
Maximum Torque: 13.1 Nm @ 6000 rpm
Bore x Stroke : 62mm x 52.9 mm
Compression Ratio: 9.5:1
Carburettor: Mikuni BS-26
Valve train: 2 Valves, single cam
Valves per cylinder: 2 Valves
Power to weight ratio: 111.76 bhp / ton
Starting: Electric & Kick Start
Idle speed : 1400rpm
Ignition: IDI-Dual mode digital ignition
Engine oil capacity: 1000 ml

Template by : kendhin x-template.blogspot.com